Kamis, 25 Juli 2013

My “Candradimuka” P2KK UMM


Tanggal 17 sampai 22 Juni 2013, apa yang terjadi di diri saya? Ya, saya masuk kegiatan yang mau tidak mau harus saya ikuti, P2KK UMM angkatan ke-4, ini sekilas materi yang saya terima.
Personality
Pengenalan Potensi Diri (Self awareness) dan Penetapan Tujuan (Goal Setting)
Dalam Hidup mengetahui diri sendiri adalah hal yang paling penting, dengan mengenal diri kita sendiri kita dapat menempatkan diri kita ditempat yang tepat dan tidak salah langkah.
Ada beberapa cara yang bisa kita coba dalam tahap mengetahui siapa sebenarnya diri kita, yaitu :
  1. Intropeksi diri
  2. Bertanya pada orang lain
  3. Tes psikologi
Jika kita sudah mengenal diri sendiri maka kita sudah mempunyai konsep diri yang berbentuk negatif dan positif.
Konsep diri negatif dapat kita analogikan sebagai Nobita dalam serial Doraemon atau Pak Ogah dalam cerita Si Unyil, tidak bergairah dalam hidup, sering menyerah, menyalahkan diri sendiri maupun orang lain, pesimis, dll. Sedangkan konsep diri positif dapat kita lihat dalam sosok Top Ittipat dalam film The Billionaire, pantang menyerah, tantangan dianggap sebagai kesempatan, yakin pada diri sendiri dapat mengatasi masalah.

POTENSI DIRI. Sering kita dengar tapi sering kita lupa apakah kita sudah menemukan potensi terbesar dalam diri kita atau belum, ada langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tahap “Menemukan Potensi Diri”,
  1. Mengenal diri kita sendiri dengan sebaik-baiknya
  2. Merubah semua konsep diri negatif dan bertransisi ke konsep diri positif
  3. Menganalisis diri kita apakah langkah 2 dan 3 telah kita lewati
  4. Berbuat sesuatu dengan data hasil analisis di langkah 3
  5. Siap-siap menemukan potensi hebat kita
Kita sudah mengenal diri kita, sudah mempunyai konsep diri positif, potensi diri sudah bersama kita maka tahap Menentukan Tujuan adalah hal yang harus kita lakukan.
  1. Pahami tujuan
Apakah benar ini tujuan kita? apa alasan kita memilih tujuan ini? kunci dari langkah ini adalah jujur pada diri sendiri.
  1. Lakukan hal yang mendekatkan kita pada tujuan
Dengan jujur pada diri sendiri di langkah pertama, kita akan dengan mudah memilih mana yang perlu kita lakukan dan mana yang tidak, jika tujuan adalah kota Malang maka kita yang berangkat dari kota Blitar tidak perlu melewati Surabaya dulu sebelum ke Malang karena itu akan membuang waktu.
  1. Kategorikan tujuan
kelompokkan tujuan menurut waktu pencapaian, dengan begitu kita akan terasa memiliki deadline kepada diri kita sendiri
  1. Jangan takut bermimpi
Leadership Skills:
Manajemen Stress (Stress Management)
Apa itu stres? Stres itu bingung, khawatir, resah, merasa terancam dll. Jika kita ingin mengatasi stres, perlu langkah-langkah berikut :
  1. Temukan sumber stres
Analisa kenapa kita bisa stres, alasan kita stres, kemungkinan-kemungkinan hal yang membuat kita stres, itulah yang disebut sumber stres.
  1. Jujur pada diri sendiri, akui kalau kita sedang stres
  2. Cari orang lain jika kita merasa kita sendiri tidak mampu mengatasinya
  3. Maafkan diri sendiri, jangan sekalipun menyalahkan diri sendiri
  4. Buat jalan keluar
Sering kita mendengar, “aku hanya punya dua pilihan” itu adalah kata-kata orang yang berpikiran sempit, siapa yang menyederhanakan pilihan hanya menjadi dua sedangkan jika kita berpikir akan ada banyak jalan.

Manajemen Konflik & Pengambilan Keputusan
Perselisihan antara individu satu dengan individu lain atau kelompok satu dengan kelompok lain adalah pengertian sempit konflik.
Cara pandang menghadapi konflik :
  1. Menang – menang
  2. Kalah – kalah
  3. Menang – kalah
  4. Kalah – menang
Strategi menghadapi konflik :
  1. Withdraw / Kura-kura (Menarik Diri)
  2. Forcing / Ikan Hiu (Menyerang)
  3. Smoothing / Beruang Madu (Mengalah)
  4. Kompromis / Srigala (Kerja sama)
  5. Negosiasi / Burung hantu
Alur Menyelesaikan konflik :
  1. Pengenalan
  2. Diagnosis
  3. Menyepakati suatu solusi
  4. Pelaksanaan
  5. Evaluasi
Pengambilan keputusan akan sangat dibantu oleh hal-hal diatas, karena harus di dasari alasan kenapa kita mengambil keputusan tersebut.

The Golden Way of Life
3 Langkah cerdas mwnjalani hidup dalam perspektif islam
  1. Mantapkan tujuan dengan benar
  2. Mengoptimalkan apa yang di beri Allah kepada kita
  3. Taat menjalankan perintah-perintah Allah
Saya tidak begitu paham apakah saya sudah di jalan lurus? apakah saya sudah tepat menggurui? bahkan yang bagaimana jalan lurus itu? satu halyang pasti, sekarang ini saya dalam tahap mencari jalan lurus yang sebenarnya, looking for the golden way? this way,
  1. Jujur pada diri sendiri apakah yang kita lakukan selama ini sudah mengikuti hati kecil kita, sudah pas dan tidak ada penyesalan bahkan di hati terdalam kita?
  2. Kita akan menemukan flashback kesalahan kita, tapi maafkan diri kita, biarksn mengalir.
  3. Pahami kesalahan kita lalu buat janji dengan diri sendiri kita tak akan menyakiti diri sendiri, akan selalu mendengar kata hati dan senantiasa mencoba menghindari agar kesalahan tak terulang.
  4. Berserah kepada Dia yang mewarnai daun hijau, yang membuat kita bisa tertawa, membuat kita mempunyai rasa sayang, Dialah Allah.
Academic Skills
Membaca
Saya adalah tipe orang yang malas membaca kecuali buku-buku yang bergambar, tapi dari materi kemarin saya bisa menyimpulkan metode saya ini cukup manjur bagi kita-kita yang mempunyai prinsip “membaca tidak keren”, check this out :
  1. Buat motivasi sendiri
Contohnya kalau saya mulai malas membaca, saya berkata pada diri sendiri bahwa wanita sekarang sangat tidak suka pria yang bodoh, dan itu manjur. Jadi temukan sendiri motivasi yang bisa membuat dirimu tergerak.
  1. Filmkan apa yang kita baca
Filmkan atau bahasa kerennya visualkan dalam pikiran. Jika saya membaca, saat itulah saya menonton film buatan saya sendiri, contoh jika membaca biografi Bapak Soekarno maka saya akan berperan sebagai beliau dan tokoh yang lain saya akan ambil wajah-wajah teman saya, lagi jika saya membaca Matematika saya biasa membayangkan angka-angka tersebut mempunyai mata, kaki dll.
  1. Tuliskan
Menulis
Saya juga belum mengerti bagaimana menulis dengan benar, yang saya tahu pada saat kita menulis tuangkan apapun yang ada di pikiran kita, lalu baca kemudian koreksi yang menurut kita salah atau lebih bagusnya lagi suruh teman kita membacanya dan sekaligus mengoreksi.
Diskusi
Jangan menyela jika yang lain sedang bicara, jangan beranggapan usul kita paling keren, jika kita moderator dalam kelompok tersebut ambil usul titik tengah dan yang paling cocok dalam pembahasan diskusi tersebut.
Presentasi/Berbicara
Beruntung sekali kita jika mendapat giliran presentasi paling akhir, kita dapat mengevaluasi, meniru, mengembangkan cara presentasi teman-teman kita. Ada cara agar kita tidak mati gaya :
  1. Persiapkan bahan presentasi sebaik mungkin
  2. Jangan terpaku pada teks
  3. Kuasai pendengar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar